MENANTI GENERASI PILIHAN

Pelajaran sejarah bangsa harus kita ambil pelajarannya. Berapa kalipun orde kepemimpinan silih berganti, tetapi bila mental para pelaksana pemerintah berikut rakyatnya tidak berubah (mengekor hawa nafsu), maka perubahan orde itu tak banyak membuahkan hasil. Akar permasalahannya memang terletak pada moralitas bangsa itu sendiri. Rasanya, sudah seperti yang Allah ta’ala firmankan,

فَخَلَفَ مِنۢ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَٱتَّبَعُوا۟ ٱلشَّهَوَٰتِ ۖ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا

“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan”.
(QS. Maryam: 59)

Memang, tidak semua bangsa ini seperti itu. Akan tetapi, tidak sedikit dari bangsa ini yang terkena pensifatan ayat tadi. Shalat yang sebenarnya mampu menjadikan seseorang menjauhi kemungkaran, hari ini menjadi sekedar ritualitas yang tidak membekas dalam dada manusia. Tidak ada muraqabatullah, merasa diawasi oleh Allah ta’ala.
Selanjutnya nafsulah yang menjadi pemimpin bagi orang-orang yang tidak merasakan pengawasan Allah ta’ala.
Bila mentalitas semacam ini tak segera dirubah, maka sampai kapan pun sang ibu pertiwi akan tetap menangis dan tak akan pernah menggapai kemakmurannya, bahkan ia berjalan menuju kehancuran.

Orang tua harus cerdas dalam memilih lembaga pendidikan bagi putra putrinya, yaitu mencarikan lembaga pendidikan yang mampu mencetak generasi yang hatinya bergantung kepada sang Pencipta dan profesional di bidangnya, yang menjadikan islam adalah mutiara termahal dalam hatinya. Wallahu A’lam.

INFO PSB :

  • TKIT Al Falaah Simo : 0852 0031 7321 ( Ustadzah Uken )
  • SDIT Al Falaah Simo : 0852 2956 3553 ( Ustadz Wahyudi )
  • SMPIT Al Falaah Simo : 0852 2958 4463 ( Ustadz Salim )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *